BANDUNG BARAT – Kecelakaan maut beruntun terjadi di Jembatan Citarum Sasak Rajamandala, yang merupakan perbatasan antara Cianjur dan Bandung Barat, pada Selasa (25/11/2025) malam. Insiden tragis ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan kepolisian, kecelakaan beruntun ini melibatkan tiga kendaraan:
-
Angkot Daihatsu Grandmax jurusan Padalarang–Rajamandala (berwarna kuning).
-
Truk ekspedisi Hino.
-
Truk engkel box ekspedisi yang dikemudikan Yanto, warga Cianjur.
Rekonstruksi awal kejadian, sekitar pukul 19.30 WIB:
-
Truk engkel box yang dikemudikan Yanto melaju dari arah Rajamandala menuju Jalan Lingkar Cianjur.
-
Saat memasuki bagian tengah jembatan, sebuah angkot kuning yang datang dari arah Cianjur menuju Bandung melaju dengan kecepatan tinggi.
-
Angkot tersebut diduga oleng dan kehilangan kendali, lalu menghantam truk ekspedisi yang dikendarai Yanto.
-
Tabrakan ini kemudian memicu kecelakaan beruntun dengan truk Hino yang berada di belakang angkot.
Korban Jiwa dan Luka
Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, menyatakan bahwa total ada enam korban dalam peristiwa ini:
-
Korban Meninggal Dunia (3 Orang, meninggal di tempat):
-
Adun (Sopir angkot)
-
Indri (Warga Kampung Balebat)
-
Epet (Warga Kampung Gunungmasigit)
-
-
Korban Luka Berat (3 Orang): Telah dievakuasi ke Puskesmas Cipatat. Mereka berasal dari Padalarang, Citatah, dan Gunungmasigit.
Evakuasi korban dan kendaraan memakan waktu cukup lama karena lokasi kecelakaan berada tepat di tengah jembatan, menyebabkan kemacetan panjang dari dua arah. Penanganan kasus ini dilakukan bersama oleh Polres Cianjur mengingat lokasi kejadian masuk wilayah hukum Cianjur.







