Lima – Perayaan ulang tahun berubah menjadi tragedi memilukan di Peru. Sedikitnya 10 mahasiswa tewas mengenaskan setelah sebuah kebakaran hebat melahap sebuah restoran di kota Huancane, wilayah Puno, Andes. Tiga orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Insiden fatal ini terjadi pada Kamis sore, 4 Desember, di restoran bernama Calma Tripa. Para korban yang berusia antara 17 hingga 23 tahun berasal dari sebuah perguruan tinggi keguruan dan sedang berkumpul untuk merayakan ulang tahun salah satu rekan mereka.
Menurut laporan kepolisian, kesepuluh jenazah ditemukan setelah tim ahli forensik tiba di lokasi. Para mahasiswa nahas tersebut diduga terjebak di lantai dua bangunan restoran yang terbuat dari kayu dan batu bata, sehingga sulit menyelamatkan diri.
Kendala Respons Darurat
Tragedi ini juga menyoroti masalah infrastruktur darurat di wilayah tersebut. Wali Kota Huancane, Valerio Tapia, mengonfirmasi bahwa kota berpenduduk 20.000 jiwa itu tidak memiliki departemen pemadam kebakaran.
Akibatnya, petugas pemadam kebakaran baru dapat tiba di lokasi satu jam kemudian, setelah didatangkan dari kota tetangga, Juliaca. Selama periode kritis tersebut, warga sekitar hanya berjuang memadamkan api dengan alat seadanya dan ember berisi air.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, sebuah sumber lokal menduga bahwa api dipicu oleh ledakan tangki bensin. Kebakaran mematikan seperti ini sering terjadi di daerah terpencil Peru karena penyimpanan bahan mudah terbakar yang kerap melanggar aturan keselamatan.








