Jakarta, 6 November 2025 – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi seorang pria sengaja menabrakkan diri ke mobil yang tengah melaju di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi viral dan memicu beragam spekulasi di media sosial. Pihak kepolisian telah mengonfirmasi kebenaran peristiwa ini dan mengungkap identitas serta kondisi pria tersebut.
Kronologi Kejadian Terekam Dashcam
Peristiwa ini diketahui terjadi pada Minggu, 2 November 2025, sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Fahrudin mengarah ke Cideng, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang.
Dalam video yang banyak beredar, diambil dari kamera dashcam mobil korban, terlihat seorang pria berkaos pink tiba-tiba berlari dari pinggir jalan ke tengah dan langsung menghantamkan tubuhnya ke bodi depan sebelah kanan mobil yang sedang melintas. Pria tersebut kemudian terjatuh dan tergeletak di aspal.
Pengemudi mobil sempat menghentikan laju kendaraannya karena terkejut. Namun, seorang pengemudi ojek online yang berada di lokasi memberikan isyarat agar pengemudi mobil segera melanjutkan perjalanan. Pengemudi mobil pun akhirnya meneruskan laju kendaraannya.
Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Menanggapi kehebohan video viral ini, kepolisian langsung melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, membenarkan kejadian tersebut dan mengidentifikasi pria yang menabrakkan diri itu berinisial A atau Adit, warga setempat.
“Dari hasil wawancara dengan pedagang yang ada di TKP, keamanan RW 05 dan Ketua RW 05, menerangkan bahwa yang bersangkutan (Adit) mengalami gangguan jiwa,” jelas Iptu Ruslan Basuki.
Polisi menyimpulkan bahwa aksi tersebut bukan merupakan tindak pidana ataupun modus pemerasan, mengingat kondisi kejiwaan pelaku. Karena pelaku terindikasi mengalami gangguan jiwa, kasus ini tidak dapat diproses secara hukum.
⚠️ Imbauan untuk Pengendara
Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga pelaku dan pihak kelurahan agar kondisi kejiwaan Adit dapat ditangani dengan baik untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat berkendara. Apabila menghadapi situasi serupa, disarankan untuk tidak panik dan segera menghubungi pihak berwenang melalui call center 110 atau Polsek terdekat.








