JAKARTA – PT Taspen (Persero) mengimbau seluruh peserta aktif maupun pensiunan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan yang marak terjadi, terutama dengan munculnya modus baru.
Modus Penipuan Terbaru
Dalam beberapa hari terakhir, muncul modus penipuan baru yang mengatasnamakan pegawai Taspen, yaitu berupa:
-
Permintaan Panggilan Video (Video Call): Oknum meminta peserta Taspen untuk melakukan panggilan video, berpotensi untuk membocorkan data pribadi.
-
Permintaan Penggantian Uang Materai Palsu: Oknum meminta peserta mentransfer sejumlah uang dengan alasan untuk mengganti biaya materai palsu sebesar Rp10.000.
Upaya penipuan ini berpotensi menyebabkan kebocoran data pribadi hingga kerugian finansial bagi peserta.
Peringatan dan Imbauan Resmi Taspen
Corporate Secretary PT Taspen (Persero), Henra, menegaskan beberapa hal penting:
-
Layanan Gratis: Seluruh layanan Taspen bersifat gratis dan tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apa pun.
-
Tidak Ada Permintaan Data Daring: Taspen tidak pernah meminta data peserta melalui panggilan video, pesan, maupun media komunikasi daring lainnya.
-
Verifikasi Informasi: Peserta harus selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi Taspen sebelum menindaklanjutinya.
Prinsip Aman Layanan TASPEN (Tahan, Pastikan, Laporkan)
Taspen mengajak peserta untuk menerapkan tiga prinsip keamanan:
-
Tahan: Jangan langsung menanggapi pesan atau panggilan yang mencurigakan.
-
Pastikan: Verifikasi seluruh informasi melalui kanal resmi TASPEN.
-
Laporkan: Segera laporkan setiap indikasi penipuan untuk memperkuat perlindungan data dan layanan.








